infomalangcom – Kepemimpinan Polres Malang resmi berganti. AKBP Muhammad Taat Resdi kini memegang tongkat komando sebagai Kapolres Malang setelah menggantikan AKBP Danang Setiyo P.S.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri sekaligus momentum untuk melanjutkan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Malang.
Serah terima jabatan Kapolres Malang berlangsung di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur pada Senin, 12 Januari 2026.
Prosesi tersebut dipimpin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Dalam agenda itu, Muhammad Taat Resdi resmi menerima tanggung jawab kepemimpinan Polres Malang dari Danang Setiyo.
Pergantian pimpinan tersebut tidak hanya menandai perubahan pejabat, tetapi juga keberlanjutan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan, serta menangani berbagai persoalan hukum di wilayah Kabupaten Malang.
AKBP Muhammad Taat Resdi sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tulungagung. Penunjukan tersebut membawa pengalaman kepemimpinan dari wilayah lain ke Polres Malang.
Berdasarkan pemberitaan sejumlah media, Taat Resdi merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian dan memiliki pengalaman pada bidang kepolisian sebelum dipercaya memimpin Polres Malang.
Sementara itu, AKBP Danang Setiyo P.S. meninggalkan jabatan Kapolres Malang setelah menjalankan tugasnya di wilayah tersebut.
Ia kemudian mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Penugasan tersebut kemudian tercatat dalam perkembangan kariernya di Polda Metro Jaya.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar yang dikutip dalam pemberitaan mengenai sertijab, pergantian pimpinan merupakan bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian Danang Setiyo sekaligus menyambut Muhammad Taat Resdi untuk melanjutkan tugas pelayanan kepolisian.
Taat Resdi Fokus Perkuat Keamanan dan Pelayanan Masyarakat
Setelah resmi menjabat, Muhammad Taat Resdi mulai menjalankan berbagai agenda kepolisian di Kabupaten Malang.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa tugas Kapolres tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membangun koordinasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, TNI, media, serta berbagai unsur lainnya.
Pada Februari 2026, Taat Resdi memimpin konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan remaja di Kecamatan Jabung.
Baca Juga: Jalur Wisata Bromo via Malang Tertutup Longsor, Petugas Bergerak Lakukan Pembersihan
Dalam penanganan perkara tersebut, Polres Malang bekerja bersama Bareskrim Polri dan Subdit Jatanras Polda Jawa Timur.
Taat menegaskan bahwa proses pengungkapan dilakukan berdasarkan identifikasi ilmiah dan penyelidikan intensif.
Kegiatan lain juga memperlihatkan perhatian terhadap keamanan masyarakat. Menjelang pertandingan Arema FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan pada Mei 2026, Polres Malang melakukan koordinasi dengan TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia pertandingan, dan steward untuk mempersiapkan pengamanan.
Taat Resdi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang menggelar lomba Sistem Keamanan Lingkungan atau Satkamling.
Menurut Taat, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya menghidupkan kembali budaya ronda dan semangat gotong royong.
Peran komunikasi publik turut menjadi perhatian. Saat meresmikan Media Center Jurnalis Pos Malang pada Juni 2026, Taat menyebut media sebagai pilar penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, menumbuhkan kesadaran hukum, dan memberikan edukasi.
Ia berharap hubungan antara kepolisian dan insan pers terus berjalan dengan mengedepankan profesionalisme serta kode etik jurnalistik.
Kepemimpinan Muhammad Taat Resdi juga terlihat dalam pengamanan mobilitas masyarakat. Pada Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Malang mencatat jumlah kendaraan yang masuk wilayah Malang Raya melalui exit tol Singosari meningkat sekitar 34 persen dibandingkan periode operasi tahun sebelumnya.
Data tersebut menjadi salah satu dasar kepolisian dalam membaca dinamika pergerakan masyarakat selama masa mudik dan libur Idulfitri.
Dengan pengalaman dan tanggung jawab barunya, Muhammad Taat Resdi kini menghadapi tugas menjaga keamanan Kabupaten Malang yang memiliki karakter wilayah beragam, mulai dari kawasan perkotaan, jalur wisata, hingga wilayah pedesaan.
Koordinasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat menjadi unsur penting dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
Dalam menjalankan amanah tersebut, perhatian terhadap pelayanan yang terbuka, penegakan hukum profesional, dan kolaborasi bersama masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik serta menciptakan rasa aman bagi warga Kabupaten Malang bagi seluruh warga.
Perkembangan kegiatan resmi Polres Malang dapat dipantau melalui Tribrata Polres Malang, sebagai kanal informasi resmi Humas Polres Malang.
Baca Juga: Sering Dilakukan Saat Ramadan, Kebiasaan Ini Bisa Berdampak pada Kesehatan Ginjal














