Breaking

Haaland Cetak Brace, Norwegia Pesta Gol 4-1 atas Irak di Piala Dunia 2026

Haaland Cetak Brace, Norwegia Pesta Gol 4-1 atas Irak di Piala Dunia 2026
Infomalangcom - Ada momen dalam sepak bola yang terasa seperti takdir yang sedang digenapi. Rabu dini hari WIB, di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, salah satu momen itu terjadi.

Infomalangcom – Ada momen dalam sepak bola yang terasa seperti takdir yang sedang digenapi. Rabu dini hari WIB, di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, salah satu momen itu terjadi.

Erling Haaland akhirnya menginjakkan kakinya di panggung Piala Dunia, dan seperti yang sudah bisa ditebak oleh siapa pun yang pernah menyaksikannya bermain, ia tidak datang untuk sekadar hadir. Dua gol dicetak, Norwegia menang 4-1 atas Irak, dan sebuah bab baru dalam karier sang mesin gol resmi dibuka.

Penantian 28 Tahun yang Berakhir dengan Pesta

Bagi generasi pendukung Norwegia yang sudah menunggu sejak 1998, malam ini terasa sangat berbeda. Terakhir kali Norwegia memenangi pertandingan di Piala Dunia memang terjadi pada edisi 1998, dan tahun itu sekaligus menjadi penampilan terakhir mereka sebelum akhirnya lolos kembali di edisi sekarang.

Dua puluh delapan tahun adalah waktu yang sangat panjang. Cukup panjang untuk satu generasi tumbuh, besar, dan ikut menonton bersama anak-anaknya. Dan ketika peluit akhir berbunyi dengan skor 4-1, perayaan yang tumpah di tribun terasa bukan sekadar soal tiga poin. Itu adalah perayaan atas penantian yang akhirnya usai.

Babak Pertama yang Tidak Berjalan Mudah

Jangan bayangkan Norwegia langsung mendominasi sejak menit pertama. Justru Irak-lah yang tampil mengejutkan dengan pressing tinggi yang membuat Norwegia cukup kesulitan mengembangkan permainan dalam 20 menit pertama. Bukan penampilan yang diharapkan dari tim yang digadang-gadang sebagai salah satu kuda hitam turnamen.

Namun kesabaran akhirnya berbuah. Menit ke-29, Haaland menyambar umpan silang rendah David Moller Wolfe untuk membawa Norwegia unggul 1-0, sekaligus mengukir gol perdananya di panggung Piala Dunia. Gol yang sudah lama dinantikan jutaan mata di seluruh dunia itu akhirnya lahir juga.

Tapi Irak belum menyerah. Menit ke-39, Ali Jasim mengirim umpan lambung ke Amir Al Ammari di sisi kanan, bola diteruskan ke depan gawang, dan Aymen Hussein berhasil menanduknya melewati jangkauan kiper Orjan Nyland. Skor 1-1. Stadion sempat terdiam. Irak yang datang sebagai underdog justru memberi perlawanan yang nyata.

Baca Juga : Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026, Kanada Ditahan Bosnia dan Herzegovina 1-1 di Grup B

Blunder yang Mengubah Segalanya

Inilah momen yang akan diputar ulang berkali-kali dalam berbagai highlight Piala Dunia 2026. Menit ke-43, kiper Irak Jalal Hassan menahan backpass di kakinya. Ia tidak menyadari Haaland sudah mendekat memberikan tekanan. Bola yang semestinya diamankan justru lepas dan jatuh sempurna ke kaki Haaland, yang tanpa ragu langsung mengonversikannya menjadi gol.

Satu kesalahan. Satu detik ketidakwaspadaan. Di level Piala Dunia, melawan pemain sekelas Haaland, itu sudah lebih dari cukup untuk dihukum. Norwegia kembali memimpin 2-1 dan turun minum dengan keunggulan yang terasa sangat mahal bagi Irak.

Ostigard Tutup Perlawanan Irak

Babak kedua Irak masih mencoba. Aymen Hussein kembali menebar ancaman di awal babak kedua, tapi sundulannya masih melebar dari gawang Norwegia, dan di menit ke-63 tendangan Hussein Ali juga belum menemui sasaran. Semangat ada, tapi eksekusi tidak kunjung sempurna.

Norwegia kemudian menutup perlawanan itu dengan cara yang elegan. Menit ke-76, Leo Ostigard memanfaatkan skema tendangan penjuru dengan sundulan yang tidak bisa dijangkau kiper Irak, mengubah skor menjadi 3-1. Pertandingan praktis sudah selesai sejak saat itu.

Haaland sempat mendapat kesempatan untuk mencetak hattrick di menit ke-83, namun terlalu lama menembak hingga bola diblok pertahanan Irak, dan pada percobaan lainnya, aksi Haaland berhasil dibaca kiper Jalal Hassan. Tidak ada hattrick malam ini, tapi dua gol sudah lebih dari cukup untuk mengukir nama di sejarah.

Menit ke-90+6, Aymen Hussein justru menjadi pencetak gol bunuh diri yang menutup laga dengan skor 4-1. Ironi yang pahit bagi sang striker Irak yang di babak pertama sempat menjadi pahlawan.

Haaland dan Beban Harapan yang Dibawa Sejak Lahir

Haaland datang ke Piala Dunia ini bukan sebagai pemain biasa. Dalam empat musim terakhir Liga Inggris, ia tiga kali merebut Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak bersama Manchester City.

Di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, ia menjadi top skor dengan 16 gol. Dan sebelum laga ini, ia sudah mengemas 57 gol dari 51 penampilan bersama timnas Norwegia, termasuk mencetak gol dalam 11 laga kompetitif beruntun.

Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Itu adalah cerita tentang seorang pemain yang lahir untuk mencetak gol, dan malam ini, di atas panggung terbesar sepak bola, ia membuktikan bahwa reputasi itu bukan tanpa alasan.

Norwegia dan Prancis Bersaing Ketat di Puncak Grup I

Kemenangan ini menempatkan Norwegia di puncak klasemen Grup I, meski harus berbagi posisi dengan Prancis yang juga menang 3-1 atas Senegal dengan Kylian Mbappe mencetak brace. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi tiga poin dengan selisih gol sebagai pembeda sementara.

Pertemuan Norwegia vs Prancis yang akan datang bukan sekadar laga biasa. Itu adalah duel dua mesin gol terbaik turnamen ini. Haaland melawan Mbappe. Generasi melawan generasi. Dan Piala Dunia 2026, setidaknya di Grup I, baru saja benar-benar dimulai.

Baca Juga : Hasil Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026, USMNT Menang Telak 4-1