Infomalangcom – Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-South di GOR Ken Arok, Malang, kembali menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat dan kreativitas.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Radinka Kirana Dewi, anggota Dynamic Crew dari SMAN 9 Malang.
Pada musim debutnya, siswi yang akrab disapa Rara itu tampil energik melalui konsep karyawisata menggunakan angkot menuju dunia permainan tradisional.
Namun, di balik penampilan penuh energi tersebut, Rara ternyata memiliki perjalanan panjang di dunia seni, khususnya tarik suara.
Dari Seni Tari hingga Juara Kompetisi Vokal Asia
Kecintaan Rara terhadap seni tumbuh dari lingkungan keluarganya.
Kedua orang tuanya diketahui pernah aktif dalam seni tari, sementara sang tante memiliki ketertarikan di bidang tarik suara.
Lingkungan tersebut membuat Rara terbiasa dengan aktivitas seni sejak masih kecil.
“Aku kan di rumah suka latihan mandiri. Sebenarnya di keluarga aku itu semuanya memang suka seni.
Kalau tante lebih ke nyanyi, nah kalau Papa sama Mama dulunya juga aktif di seni tari,” ungkap Rara.
Ketertarikannya terhadap dance bahkan sudah muncul sejak duduk di bangku TK.
Namun, keterbatasan ekstrakurikuler dance ketika SD dan SMP membuatnya mencoba berbagai bidang seni lainnya.
Rara mengikuti kelas seni tari, karawitan, hingga teater.
Pengalaman tersebut perlahan membentuk kepercayaan dirinya ketika berada di atas panggung.
Pada 2023, ia berhasil meraih penghargaan Penampil Terbaik dalam Festival Pertunjukan Cerita Panji melalui penampilan teater.
Perjalanan seni Rara kemudian berkembang ke bidang vokal.
Ia mulai serius mengasah kemampuan bernyanyi ketika duduk di kelas II SMP.
Selain mengikuti les privat, ia juga rutin berlatih secara mandiri.
Dalam waktu sekitar tiga tahun, kemampuan vokalnya berkembang cukup pesat.
Rara mulai mengikuti berbagai festival musik daerah hingga kompetisi vokal tingkat internasional.
Ia bahkan mendapat kesempatan tampil di sejumlah ajang yang berlangsung di Singapura dan Hong Kong.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya terjadi ketika mengikuti Asia Student Art Festival atau ASAF di Hong Kong.
Bersama kelompoknya, Rara tampil dalam kompetisi Vocal Group dan membawa nama sekolah ke tingkat internasional.
Tidak hanya berkompetisi, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Indonesia.
Rara dan rekan-rekannya mengenakan batik serta kebaya ketika tampil di atas panggung.
“Prestasi yang paling berkesan buat aku waktu ikut lomba Vocal Group ASAF (Asia Student Art Festival) di Hong Kong.
Aku dan teman-teman berkesempatan pergi ke sana membawa nama baik sekolah.
Kami juga mengenalkan budaya Indonesia dengan pakai batik dan kebaya saat tampil,” ungkap Rara.
Penampilan tersebut berbuah prestasi.
Rara dan timnya berhasil meraih posisi 2nd Runner Up dalam ajang tersebut.
Prestasi lain kemudian diraih Rara melalui Asia Student Art Festival Singapore 2025.
Ia berhasil menjadi Champion.
Setahun berikutnya, Rara kembali menambah koleksi prestasinya setelah meraih Gold Award dalam MUSICANTUFEST 2026.
Bagi Rara, mengikuti berbagai kompetisi awalnya dilakukan untuk mencari pengalaman dan menambah prestasi.
Namun, kegiatan tersebut akhirnya berkembang menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan seninya.
“Awalnya ikut lomba-lomba nyanyi ini cuma buat cari pengalaman baru dan nambah prestasi.
Ternyata keterusan sampai sekarang. Lagian why not kan, mumpung masih ada kesempatan,” tuturnya.
Selain memiliki prestasi di bidang vokal, Rara akhirnya kembali menemukan kesempatan untuk menekuni dance melalui Dynamic Crew.
Keputusannya bersekolah di SMAN 9 Malang juga tidak terlepas dari keberadaan tim dance yang aktif.
Impian tampil di AQUA DBL Dance sebenarnya telah muncul sejak Rara masih SMP.
Kala itu, ia hanya dapat menyaksikan pertunjukan dari tribun. Musim ini, keinginannya akhirnya terwujud.
Pada debutnya bersama Dynamic Crew, Rara dan rekan-rekannya membawa konsep karyawisata menggunakan miniatur angkot sebagai properti.
Angkot tersebut menjadi simbol perjalanan para siswa menuju arena permainan tradisional.
Persiapan konsep dilakukan sekitar satu bulan.
Meski waktunya relatif singkat, Rara merasa puas dapat tampil di panggung DBL Dance.
“Dari SMP aku udah sering nonton DBL dan pengen banget bisa tampil di panggung DBL Dance.
Baru tahun ini akhirnya kesampaian,” ungkapnya.
Setelah menyelesaikan perjalanan bersama Dynamic Crew di AQUA DBL Dance 2026 East Java-South, Rara masih akan melanjutkan aktivitasnya di dunia seni.
Ia dijadwalkan kembali mewakili daerahnya dalam Festival Indonesiana 8.
Berikut deretan prestasi Radinka Kirana Dewi:
- Gold Award – MUSICANTUFEST 2026
- Silver Award – Festival Rhapsody Nusantara 2025
- Silver Award – Festival Indonesiana 7 2025
- 2nd Runner Up – Asia Student Art Festival Hong Kong 2025
- Champion – Asia Student Art Festival Singapore 2025
- Bronze Award – Global Art and Music Festival 2024
- Bronze Award – Festival Indonesiana 6 2024
- Penampil Terbaik – Festival Pertunjukan Cerita Panji 2023
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Selain kompetisi basket, musim ini juga menghadirkan DBL Camp untuk menjaring student-athlete terbaik menuju DBL Indonesia All-Star.
Rangkaian kompetisi turut menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.
Keseruan pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sedangkan laga final juga tersedia di YouTube Good Day ID.
Baca juga: Koreo Bhawikarsu Bawa Cerita Aula Tugu hingga Perjalanan Sang Raja Dunia














