Infomalangcom – SMAN 3 Blitar (Smaga) menjadi tim pertama yang memastikan langkah ke babak playoff Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.
Kepastian itu diraih setelah Smaga tampil dominan dan menundukkan SMA Al-Izzah Batu dengan skor 64-20 pada Jumat (21/8).
Kemenangan tersebut sekaligus membuat Smaga menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dan mengamankan posisi sebagai juara Grup B.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam kemenangan tersebut adalah rookie kelas X, Gabriel Brandon Alamsyah.
Brandon Tampil Gemilang di Laga Penentu
Mengenakan nomor punggung 14, Brandon tampil produktif dengan mencetak 20 poin.
Tak hanya tajam dalam menyerang, ia juga mencatatkan enam steal, dua rebound, dan dua assist untuk membantu Smaga mengontrol jalannya pertandingan.
Catatan tersebut menjadi peningkatan signifikan dibandingkan laga sebelumnya.
Pada pertandingan terdahulu, Brandon hanya mampu menyumbangkan dua poin.
Menariknya, performa impresif itu justru hadir ketika kondisi fisiknya belum sepenuhnya prima.
Brandon mengaku sempat merasa khawatir performanya kembali mengecewakan.
Ia bahkan mengaku begadang karena masih memikirkan penampilan pada pertandingan sebelumnya.
Kondisinya semakin tidak ideal karena pada pagi hari sebelum pertandingan ia sempat mengalami muntah dan gejala flu.
“Aku jujur enggak mengira bisa cetak 20 poin.
Biasanya paling banyak delapan poin.
Semalam sempat begadang karena kepikiran gim sebelumnya main jelek, takut hari ini jelek lagi.
Pagi tadi bahkan sempat muntah-muntah dan agak flu. Tapi pokoknya main aja dikasih Tuhan main yang bagus,” ungkap Brandon.
Performa tersebut menjadi bukti bahwa Brandon mampu bangkit ketika tim membutuhkan kontribusinya.
Ia juga menunjukkan bahwa pengalaman bertanding yang dimiliki sejak usia muda menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di level SMA.
Dari Surabaya ke Blitar
Sebelum bergabung dengan Smaga, Brandon lebih dahulu merasakan atmosfer kompetisi basket di Surabaya.
Ia pernah tampil dalam Junior Exhibition Games Surabaya pada 2024 dan 2025 bersama SMP Petra 5 Surabaya.
Perjalanan pendidikan Brandon kemudian berubah ketika sang ibu harus berpindah tugas ke Blitar.
Sebelumnya, Brandon sempat memiliki keinginan untuk melanjutkan sekolah di SMAN 16 Surabaya.
Ia bahkan berharap dapat berlatih bersama pelatih yang dikaguminya, Coach Sagita.
Namun, kondisi keluarga membuat Brandon harus melanjutkan pendidikan di Blitar.
Pilihannya kemudian jatuh kepada SMAN 3 Blitar, sekolah yang memiliki tim basket kompetitif di wilayah tersebut.
Setelah melewati masa adaptasi, Brandon mulai menemukan kenyamanan bersama lingkungan barunya.
Ia mengaku mendapat dukungan dari teman-teman di sekolah sehingga proses perpindahan dari Surabaya ke Blitar dapat dijalani dengan lebih mudah.
“Sekarang sudah senang banget di sini.
Teman-teman kelasnya baik-baik dan selalu support,” tambahnya.
Meski demikian, kenangan bermain basket di Surabaya masih menjadi bagian dari motivasi Brandon.
Ia memiliki keinginan untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan di DBL Arena Surabaya.
Kesempatan itu terbuka apabila Smaga mampu melangkah hingga babak Championship sebagai finalis DBL East Java-South 2026.
Karena itu, Brandon memasang target pribadi untuk membawa timnya melaju sejauh mungkin.
“Target awal tim sebenarnya lolos 8 besar, tapi aku pribadi ingin bisa sampai final.
Masih pengen banget main di Surabaya, jadi caranya ya harus bawa Smaga sampai ke babak Championship di DBL Arena,” tegasnya.
Kini, Smaga telah melewati fase grup dengan hasil sempurna.
Namun, Brandon menyadari bahwa perjalanan mereka belum selesai.
Ia masih melihat sejumlah aspek permainan yang harus diperbaiki sebelum menghadapi fase playoff.
Beberapa evaluasi yang menjadi perhatian adalah kesalahan dalam penguasaan bola, penyelesaian akhir, dan pertahanan.
Brandon juga menegaskan dirinya perlu menjaga kondisi fisik serta mengatur waktu istirahat agar dapat tampil lebih maksimal pada pertandingan berikutnya.
“Masih belum puas karena tadi sempat ada bola lepas dan beberapa lay up miss.
Untuk laga berikutnya harus defense-nya dikuatin lagi, dan yang penting aku gak boleh begadang lagi,” tutupnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Selain kompetisi basket, musim ini juga menghadirkan DBL Camp sebagai program pencarian student-athlete terbaik dari berbagai daerah menuju DBL Indonesia All-Star.
Rangkaian musim ini turut dimeriahkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sementara laga final juga dapat disaksikan melalui YouTube Good Day ID.
Baca juga: Totalitas Ultras Smaneka, 52 Elf dan Tim Medis Kawal Perjuangan di DBL












