Infomalangcom – Perjalanan Zahra Talita Dzakira pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South tahun ini tidak berjalan seperti musim biasanya.
Pemain SMAN 1 Pasuruan (Smasa Pasuruan) tersebut sempat meninggalkan lapangan basket untuk menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan 17 Paskibraka Kota Pasuruan pada momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketika rekan-rekannya menjalani pertandingan perdana DBL, Zahra belum dapat berada di bench.
Ia harus menyelesaikan rangkaian tugas dan latihan Paskibraka yang telah dijalani sejak awal Agustus. Setelah seluruh tanggung jawab tersebut selesai, Zahra akhirnya kembali bergabung dengan skuad Smasa Pasuruan.
Dari Basket ke Paskibraka
Absennya Zahra bukan karena cedera ataupun masalah dengan tim.
Ia mendapatkan kesempatan yang cukup istimewa untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kota Pasuruan.
Menariknya, pengalaman tersebut datang secara tidak terduga karena Zahra sebelumnya tidak pernah mengikuti ekstrakurikuler paskibra di sekolah.
Kesempatan itu bermula ketika Purna Paskibraka Indonesia (PPI) melakukan pemantauan postur tubuh siswa di sejumlah kelas Smasa Pasuruan.
Dari proses tersebut, Zahra terpilih untuk mengikuti seleksi.
Ia kemudian berhasil melewati tahapan seleksi sekolah hingga mendapatkan kesempatan melanjutkan ke tingkat kota.
Bagi Zahra, hasil tersebut menjadi kejutan tersendiri.
Ia mengaku tidak pernah memasukkan cita-cita menjadi Paskibraka dalam rencana sebelumnya.
Namun, setelah mendapatkan kesempatan tersebut, Zahra memilih menjalaninya dengan serius.
Pilihan itu sekaligus membuat aktivitas basketnya harus dihentikan sementara.
Zahra sudah menekuni basket sejak kelas VII SMP sehingga latihan bersama tim menjadi bagian penting dalam kesehariannya.
Akan tetapi, sejak mengikuti pemusatan latihan Paskibraka pada 5 Agustus 2026, ia mendapat arahan pelatih untuk sementara meninggalkan aktivitas basket.
Selama kurang lebih dua pekan, Zahra harus beradaptasi dengan rutinitas latihan Paskibraka yang berbeda dari kegiatan olahraga yang biasa dijalaninya.
Ia juga harus melewatkan beberapa agenda bersama rekan-rekan Smasa Pasuruan dalam persiapan menghadapi kompetisi DBL.
Bagi Zahra, kondisi tersebut tentu tidak mudah.
Ia merasa kehilangan sejumlah momen bersama tim, termasuk sesi latihan dan persiapan pertandingan.
Meski demikian, ia menyadari bahwa kesempatan menjadi Paskibraka merupakan pengalaman yang tidak datang setiap waktu.
Setelah menyelesaikan tugas dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, Zahra tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali fokus kepada basket.
Ia kembali bergabung bersama Smasa Pasuruan ketika menghadapi SMAN 1 Bululawang pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Meski hasil pertandingan tersebut belum sesuai harapan Smasa Pasuruan, kembalinya Zahra menjadi tambahan semangat bagi tim.
Ia datang dengan tekad untuk kembali memberikan kontribusi setelah sebelumnya harus absen pada laga perdana.
Kondisi fisik dan ritme pertandingan tentu menjadi tantangan tersendiri setelah Zahra sempat berhenti latihan basket selama mengikuti pemusatan Paskibraka.
Namun, pengalaman tersebut juga dapat menjadi modal mental karena ia telah menjalani proses disiplin dan latihan intensif dalam lingkungan yang berbeda.
Zahra kini memilih untuk tidak terlalu memikirkan kesempatan yang telah terlewat.
Fokusnya adalah memberikan penampilan terbaik dalam pertandingan berikutnya dan membantu Smasa Pasuruan bangkit.
“Target aku sekarang cuma pengen kasih yang terbaik buat tim.
Ngasih performa semaksimal mungkin di setiap pertandingan, biar tim Smasa bisa bangkit dan meraih kemenangan di game-game selanjutnya,” ujar Zahra.
Perjalanan Zahra memperlihatkan bahwa seorang pelajar dapat menjalani lebih dari satu tanggung jawab dalam waktu yang berdekatan.
Dari lapangan upacara sebagai Paskibraka hingga kembali ke lapangan basket, keduanya sama-sama membutuhkan kedisiplinan, kesiapan mental, dan komitmen.
Bagi Zahra, pengalaman menjadi Paskibraka Kota Pasuruan menjadi bagian penting dalam perjalanan sekolahnya.
Namun, setelah tugas tersebut selesai, ia kembali membawa fokus kepada Smasa Pasuruan dan berusaha membantu tim mengejar hasil terbaik di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Kompetisi ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.
Rangkaian pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sementara laga final juga tersedia melalui YouTube Good Day ID.
Baca juga: Radinka Kirana Bawa Rekam Jejak Juara Vokal Asia ke Debut Dynamic Crew














