Breaking

Anggaran Air Mancur Hampir Rp100 Juta, Rendra Soroti Prioritas Perbaikan

Anggaran Air Mancur Hampir Rp100 Juta, Rendra Soroti Prioritas Perbaikan
Pemerintah Kota Malang menyiapkan anggaran hampir Rp100 juta untuk memperbaiki dua air mancur di ruang publik, yakni Alun-alun Tugu dan Taman Terunojoyo.

Infomalangcom  Pemerintah Kota Malang menyiapkan anggaran hampir Rp100 juta untuk memperbaiki dua air mancur di ruang publik, yakni Alun-alun Tugu dan Taman Terunojoyo.

Anggaran tersebut masih dalam tahap usulan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Kerusakan paling terlihat terjadi pada air mancur Alun-alun Tugu. Pancaran air yang sebelumnya dapat mencapai sekitar enam meter kini hanya berada di kisaran 2,5 hingga 3 meter akibat tiga unit pompa mengalami gangguan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengusulkan anggaran sekitar Rp50 juta untuk mengganti perangkat yang mengalami kerusakan tersebut.

Sementara air mancur di Taman Terunojoyo membutuhkan anggaran sekitar Rp40 juta untuk perbaikan mesin atau pompa.

Anggota DPRD Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat menilai perbaikan fasilitas publik tetap penting karena ruang-ruang tersebut menjadi bagian dari wajah Kota Malang dan digunakan masyarakat setiap hari.

“Kalau memang fasilitas publik mengalami kerusakan, tentu perlu segera diperbaiki. Apalagi Alun-alun Tugu dan Taman Terunojoyo merupakan ruang publik yang cukup banyak digunakan masyarakat,” ujar Rendra.

Namun, Rendra meminta setiap penggunaan anggaran tetap memperhatikan urgensi, manfaat, serta efektivitas perbaikan.

Menurutnya, anggaran publik harus memberikan dampak yang jelas bagi masyarakat.

“Yang paling penting bukan hanya memperbaiki, tetapi memastikan anggaran yang dikeluarkan benar-benar tepat guna dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Rendra juga mendorong agar setelah dilakukan perbaikan, pemerintah memiliki pemeliharaan yang lebih terencana.

Hal tersebut dinilai penting agar kerusakan serupa tidak terus berulang dan anggaran tidak kembali terserap untuk persoalan yang sama.

“Setelah diperbaiki harus ada pemeliharaan yang jelas. Jangan sampai baru diperbaiki kemudian rusak lagi dan kembali membutuhkan anggaran,” tuturnya.

Menurutnya, ruang publik merupakan bagian dari fasilitas yang menunjang kenyamanan warga sekaligus memperkuat citra Kota Malang sebagai kota wisata dan pendidikan.

Karena itu, perawatan fasilitas publik perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan akuntabilitas anggaran.

Rendra berharap usulan perbaikan tersebut dapat dikaji secara matang sebelum masuk dalam perubahan anggaran.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan kondisi teknis, kebutuhan perbaikan, hingga rencana pemeliharaan benar-benar jelas sebelum anggaran direalisasikan.

baca juga : Pemkot Kota Malang Pastikan MBG Aktif Saat Ramadan, Mekanisme Distribusi Disesuaikan

Author Image

Author

rizal habibi